Blog Panduan Bisnis Forex

Robot Forex Profitable – Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi?

Robot Forex Profitable – Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi?

Performa dan hasil trading sebuah robot forex dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pada artikel ini saya akan membahas beberapa faktor yang mempengarugi tingkat profitabilitas sebuah robot forex. Secara garis besar faktor yang mempengaruhi kinerja robot bisa di bagi menjadi dua kriteria utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal yang mempengaruhi kinerja robot diantaranya:

1. Strategi/ Sistem Trading Yang Digunakan

Robot Forex StrategyPada dasarnya strategi trading robot merupakan implementasi dari strategi trading manual yang di otomasi. Dengan otomasi, sistem bisa bekerja secara mandiri tanpa terlalu banyak campur tangan pengguna.

Efek positif dari otomasi sistem adalah bahwa sistem akan bekerja secara lebih disiplin dan tidak terpengaruh oleh sisi psikologi trading.

Jika sistem trading manual yang akan dikonversi merupakan strategi manual yang profitable, bisa diharapkan nantinya akan menghasilkan robot forex profitable.

2. Desainer atau Programmer Robot

Jika strategi trading manual yang akan ditransfer ke otomatis sudah bagus tetapi programmernya masih “ecek-ecek” hasilnya pun tidak lagi sistem trading yang profitable. Bisa berbalik justru menjadi sistem yang non profitable, sang programmer tidak mampu membuat algoritma yang tepat untuk setiap detil strategi yang digunakan.

Faktor Eksternal Meliputi:

1. Setting Robot

Setiap robot mempunyai panel menu dimana user bisa memilih beberapa opsi yang bisa digunakan. Idealnya opsi yang tersedia hanya berupa strategi robot secara umum, misalnya tentang risk trading dan pilihan jam trading.

Opsi yang terlalu banyak apalagi berkaitan dengan strategi trading secara spesifik akan menyebabkan pengguna menjadi bingung dan robot menjadi terlalu sensitif terhadap sedikit perubahan settingan.

Kesuksesan trading forex merupakan keseimbangan antara sistem yang profitable dan money/risk management yang tepat. Sehebat apapun sistem trading jika tidak diimbangi risk managementnya yang benar, profit yang didapat bisa habis hanya karena sekali loss, karena risk yang digunakan terlalu besar.

Robot tidak lagi menjadi robot forex profitable dan menghasilkan uang tapi justru menghabiskan uang.

Ini yang sering disalah-pahami oleh beberapa trader. Ada trader yang pasang risk 50% agar account cepat bertambah besar. Tapi apa akibatnya? Hanya karena dua kali loss account sudah habis, akhirnya menyalahkan robot dan mencap robotnya tidak profitable.

2. Pemilihan Broker

Faktor ini erat kaitannya dengan system trading yang digunakan robot. Sebagian besar robot yang beredar hanya trading di waktu dan kondisi market tertentu. Katakanlah robot hanya trading di kondisi market sideway, kondisi sideway ini banyak terjadi di akhir dan awal pembukaan market.

Broker akan selalu mengawasi robot apa yang digunakan client mereka, jika terlalu profit bisa saja dilakukan beberapa trik agar tidak lagi profitable.

Kebiasaan dan strategi robot dipelajari dan kemudian dicarikan jalan untuk setidaknya mengurangi tingkat profitabilitas robot. contoh sederhananya: pada jam dimana robot biasanya open trade, broker akan melebarkan spreads.

Beberapa robot forex yang tingkat profitabilitasnya tergantung dari broker yang digunakan; FAP Turbo dan Forex Megadroid. Untuk menggunakan robot forex ini perlu ujicoba di beberapa broker sekaligus.

3. Koneksi Internet

Koneksi yang putus nyambung sangat berpengaruh terhadap tingkat profitabilitas robot.

Internet Speed

Sebagai pengguna robot, kita tidak bisa mengintervensi faktor internal, yang bisa kita lakukan hanya meminimalisir faktor eksternal agar tidak begitu besar pengaruhnya.

  • Untuk setting robot, gunakan risk yang tidak terlalu besar, jangan terlalu serakah untuk menghasilkan profit besar dalam waktu singkat. Hitunglah risk berdasarkan risk reward ratio dari hasil trading sebelumnya.
  • Jika Anda menggunakan robot forex yang tingkat profitnya tergantung broker, sebaiknya di uji coba dulu robotnya di beberapa broker yang berbeda, agar nantinya setelah main real hasilnya tidak mengecewakan.
  • Untuk koneksi internet, apapun alasannya jika Anda trading menggunakan robot, Anda harus siap menyediakan budget untuk menyewa Virtual Private Server (VPS). Pilihlah VPS dengan latency yang kecil antara server VPS dan server broker. Vendor forex VPS biasanya memberikan data berapa besarnya latency server mereka dengan beberapa server broker.

 

—||—